Tampilkan postingan dengan label Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 April 2013

Ditemukan, Kota Legenda Mesir yang Tenggelam

Kota ini tenggelam sejak 1.200 tahun yang lalu. Mengagumkan.

Para arkeolog telah berhasil menemukan dan merekonstruksi kota tua yang telah tenggelam di dasar laut Mediterania sejak 1.200 tahun yang lalu.
Kota bernama Heracleion itu ditemukan dalam bentuk puing-puing situs. Dalam eskavasinya, arkeolog menemukan 64 kapal yang terkubur di tanah liat tebal dan pasir di dasar laut.

Di kota yang diperkirakan eksis pada abad ke-8 Masehi itu juga ditemukan koin emas dan batu perunggu yang menjadi alat tukar perdagangan.

Dilansir Telegraph, 29 April 2013, benda lain yang ditemukan adalah patung raksasa berukuran 16 kaki atau 4,8 meter, dengan beberapa patung dewa kecil lainnya.

Arkeolog juga menemukan lempengan batu beraksara Yunani dan Mesir kuno. Benda-benda itu kemudian diangkat ke permukaan.
Sementara baru-baru ini, para penyelam menemukan puluhan kapur sarkofagus (tempat penyimpanan mayat). Keberadaan kapur ini diyakini mengandung mumi binatang, yang dibuat untuk sesaji bagi para dewa di masa itu.

"Kota yang kami ekskavasi ini adalah kota besar. Situs ini telah terpelihara dengan luar biasa," jelas Dr Damian Robinson, Direktur Oxford Centre for Maritime Archaeology dari University of Oxford, yang merupakan bagian dari tim peneliti situs.

"Kami mulai melihat beberapa daerah yang lebih menarik di dalamnya, untuk mencoba memahami kehidupan waktu itu," ujar Robinson.

"Kami juga mendapatkan gambaran yang kaya tentang perdagangan yang terjadi dan sifat dari ekonomi maritim di periode akhir Mesir. Ada barang-barang yang datang dari Yunani dan Fenisia," papar dia.

Temuan patung dewa dan kapal dalam jumlah yang banyak juga tak kalah menarik. Pasalnya, jumlah itu tergolong banyak dalam satu tempat. "Kami menemukan lebih dari 700 jangkar kuno," tutur Robinson.



Peneliti bersama pembuat film dokumenter German TV telah merekonstruksi wujud kota legenda itu dalam bentuk tiga dimensi. Dan, pada pusat kota ini, terdapat kuil besar dewa Amun-Gereb, dewa tertinggi Mesir pada saat itu.

Kuil itu dikelilingi bentangan kanal dan saluran air yang memungkinkan menjadi kota pelabuhan penting pada masa itu.

Hingga kini, para ilmuwan masih mendalami apa sebab kota ini terendam di dasar laut. Diperkirakan, kenaikan permukaan air laut secara bertahap menenggelamkan kota ini.

Dan, seiring waktu, peradabannya kemudian pudar dalam catatan dan ingatan penduduk saat itu.
Wujud kota legenda Heracleion dalam tiga dimensi. (Telegraph)
Adalah Dr Franck Goddio, arkeolog bawah air asal Prancis, orang pertama yang menemukan kembali kota ini saat melakukan survei daerah sambil mencari kapal perang Prancis yang tenggelam di perairan Mediterania, dalam pertempuran di Sungai Nil pada abad 18.

[ Read More.. ]

Sabtu, 27 April 2013

Nenek Moyang Manusia Berasal dari Planet Mars

Planet Mars menjadi fokus perhatian manusia dalam rangka penjelajahan luar angkasa. Ada dua hal yang dicari tahu dari planet merah itu: Apakah ada kehidupan disana? dan Apakah Mars bisa menjadi koloni manusia, jika nantinya Bumi tak bisa menopang kehidupan? Namun, penelitian terbaru yang sedang dikerjakan oleh para ilmuwan cerdas dari dua universitas ternama dunia, MIT dan Harvard justru lebih maju dan revolusioner. Ingin membuktikan apakah ada kemungkinan pohon kehidupan di Bumi punya akar di Planet Mars. Para peneliti juga menciptakan sebuah instrumen pohon kehidupan untuk membuktikan dugaan itu. 
Instrumen itu dinamakan Search for Extra-Terrestrial Genom atau SETG. Instrumen yang sedang dikembangkan itu akan menelaah sample debu dari Mars, mengisolasi materi genetik yang mungkin ada -- berupa serangga atau makhluk hidup lain yang mati beberapa juta tahun lalu.
nenek moyang manusia
Dengan instrumen ini, para ilmuwan bisa menggunakan teknik biokimia standar untuk menganalisa setiap urutan genetik yang dihasilkan lalu membandingkannya dengan temuan di Bumi.
"Ini proyek jangka panjang." kata peneliti dari MIT, Chris Carr seperti dimuat Space.com. "Jika nantinya kita menemukan ada kaitan dengan Bumi, bisa jadi makhluk hidup berasal dari Mars. Atau sebaliknya, bermula dari Bumi dan dikirim ke Mars."
Gagasan bahwa kehidupan Bumi berasal dari Mars mungkin tak ada di pikiran setiap orang. Namun, ini bukan ide gila.
Sebab, meski saat ini permukaan Mars dingin, kering, dan tanpa kehidupan -- ada banyak bukti planet ini lebih hangat dan basah miliaran tahun lalu.
Seperti halnya di Bumi, ketika semua kehidupan bergantung pada air. Mars kuno mungkin pernah menjadi pendukung beberapa bentuk kehidupan -- mungkin bahkan sebelum Bumi. Demikian kata para peneliti.
Jika ini yang terjadi, mikroba Mars mungkin telah mengkolonialisasi Bumi, saat asteroid raksasa meluncur ke Mars dan membuat partikel-partikelnya muncrat dan lalu mengalami perjalanan antar ruang. para peneliti mengetimasi, ada miliaran ton bebatuan Mars berkelana di tahun-tahun itu.
Dan mikroba yang sangat kuat, sehingga mungkin bahwa beberapa dari mereka bisa selamat dari dampak asteroid dan menuju rumahnya yang baru di planet lain. Carr menambahkan, dinamika orbital menunjukkan bahwa 100 kali lebih mudah untuk bebatuan Mars menuju Bumi daripada sebaliknya.

Namun, Carr mengatakan, sangat kecil kemungkinan untuk menemukan sesuatu di permukaan Mars. Cara yang bisa dilakukan adalah penggalian. "Ada dua kemungkinan, Mars memiliki kehidupan atau tidak sama sekali. Namun kami ingin memastikannya."
Sementara, Badan Antariksa Amerika Serikat tak seoptimis pendapat para ilmuwan itu. "Hal ini tidak masuk akal bahwa kehidupan di Mars terkait dengan kehidupan di Bumi -- dan disebut bahwa dua planet berbagi genetika," kata astrobiologis dari Ames Research Center NASA di Moffett Field, California, Chris McKay. Namun, "dalam kasus apapun, akan menjadi penting untuk menguji hipotesis ini. " (VIVAnews)
[ Read More.. ]

Senin, 18 Maret 2013

Misteri Kehebatan Teknologi Zaman Nabi Nuh a.s

Sesungguhnya Piramid Agung bukanlah dibina ketika pemerintahan Firaun Khufu (Cheops) tetapi telah dibina berkurun sebelumnya oleh kerajaan-kerajaan silam yang lepas. Firaun-firaun Mesir hanyalah membaik pulih sahaja piramid-piramid ini yang diwarisi mereka. Hakikat ini lama-kelamaan disedari oleh ramai pengkaji tetapi ia terlalu lama untuk dapat dipercayai oleh masyarakat dunia. Anda boleh tonton filem 10000 B.C dimana terdapat kaum yang membina Piramid ditengah-tengah padang pasir untuk mendapatkan gambaran tentang hal ini. Arkiteknya dalam menentukan lokasi piramid terpaksa melihat jarak bintang dilangit dan koordinasi buruj-buruj dimana pada masa yang sama dia juga adalah ahli astronomi dan ahli nujum Istana.
Gambaran kerja pembinaan piramid [filem 10 000 BC]

Gambaran kerja pembinaan piramid [filem 10 000 BC]

Gambaran kerja pembinaan piramid [filem 10 000 BC]
Kedudukan ketiga-tiga piramid termasuk Piramid Agung Giza adalah bertepatan dengan kedudukan buruj Orion di langit, dan mengarah tepat ke arah kiblat. Ini antara misteri paling terbesar dalam sejarah kemanusiaan. Siapakah bangsa agung yang mula-mula merencanakan pembinaan Piramid? Sesungguhnya Piramid Mesir adalah penunjuk kiblat paling besar yang terdapat dibumi di mana Allah Yang Maha Agung telah menciptakan bintang-bintang Orion sebagai tanda kiblat dilangit. Piramid Mesir adalah petunjuk arah ke Baitullah di bumi manakala bintang Orion adalah petunjuk arah ke Baitul Makmur di langit. Maha Suci Allah yang menciptakan segala sesuatu tanpa sia-sia. Bangsa misteri yang membina piramid terawal sudah tentu sebuah bangsa yang teramat bijak dan genius dan di zaman itu kemajuan material adalah setanding malah lebih maju dari apa yang kita dapati hari ini.

Tidak percaya?. Cuba anda bayangkan kehidupan manusia sebelum berlakunya banjir besar di zaman Nabi Nuh. Bayangkan kehidupan mereka adalah teramat canggih dengan kereta-kereta mewah dan kotaraya-kotaraya bercahaya serta pesawat-pesawat terbang seperti UFO yang bersimpang siur di udara. Setiap rumah terdapat sistem komputer yang canggih dan kemudahan internet kelajuan tinggi. Tetapi adakah semua itu berguna setelah banjir besar melanda seluruh dunia. Tidak, tidak sama sekali. Nabi Nuh terpaksa memuatkan kapalnya dengan manusia, haiwan-haiwan yang berpasangan serta spesis-spesis tumbuh-tumbuhan yang terpilih. Di sini kita dapat mengetahui bahawa ‘profesion’ Nabi Nuh bukan sahaja seorang pengembang agama tetapi juga pakar sains zoologi yang handal.
Nabi Nuh boleh membina kapal yang teramat besar hanya berbekal pengikut yang tidak sampai 100 orang? Fikirkan. Seratus (100) orang itupun ada yang wanita dan kanak-kanak jadi jumlah pekerja untuk membina bahtera Nabi Nuh teramatlah sedikit. Malahan pula, para pengikut Nabi Nuh as terdiri daripada orang miskin yang lemah dan melarat sahaja. Nabi Nuh juga telah membina kapalnya dalam jangka masa yang terhad (sesetengah pendapat mengatakan dalam beberapa minggu sahaja).

Misteri ini benar-benar memeningkan pengkaji malah ada juga pengkaji Barat yang mendakwa bahawa, Bahtera Nabi Nuh dibina oleh makhluk asing. Sebenarnya kita tidak akan hairan dengan kemampuan Nabi Nuh ketika itu jika kita membayangkan kemajuan manusia sebelum Banjir Besar adalah seperti kemajuan pada masa kini sekurang-kurangnya. Kita boleh membayangkan yang Nabi Nuh membina bahtera di dalam hangar kapal yang besar berserta peralatan dan mesin-mesin yang canggih dibantu sistem perkomputeran yang termaju.
Masih tidak percaya?. Jika kita lihat pada kronologi kemajuan manusia, kita boleh melihat logik atau tidak kenyataan ini. Biar kita ambil jangkamasa dari lahirnya Nabi Isa mengikut kalendar Masehi iaitu 1 Masehi hingga 2009 Masehi. Bagaimana kehidupan manusia di zaman Nabi Isa hidup. Bagaimana kemajuan manusia selepas 2000 tahun selepas kelahiran Nabi Isa? Berapakah jangkamasa Adam manusia pertama sehingga peristiwa Banjir Besar di zaman Nabi Nuh. Katakanlah lebih kurang 2000 tahun (ini anggaran yang amat minimum memandangkan jangkamasa dari manusia pertama turun ke Bumi sehingga Banjir Besar boleh memakan masa beribu-ribu tahun), maka logiklah kemajuan manusia mencapai tahap terhebat dan maju ketika Banjir Besar.

Maka jika berfikir seperti ini, kita tidak akan terkejut dengan kisah-kisah seperti Atlantis dan Lemuria serta Kerajaan Rama yang mempunyai pesawat-pesawat terbang seperti UFO. Peperangan juga melibatkan kuasa nuklear seperti kesan-kesan yang ditemui di Mohenjo-Daro dan Harappa.
Mayat bergelimpangan di Kota Kuno Mohenjo-Daro mengandungi radioaktif

Tetapi adakah semua kemajuan itu berguna berguna apabila tibanya bala bencana? Semua kemajuan itu habis tenggelam bersama-sama orang musyrik yang mengingkari perintah Allah SWT setelah hanyut dalam arus kemajuan material dan kecanggihan teknologi yang mengkhayalkan. Manusia ketika itu semakin rakus dengan kebendaan dan berbuat maksiat secara terang-terangan. Tidak hairan jika terdapat parti bogel di sana-sini. Pesta-pesta mandi buih acapkali diadakan di festival-festival besar. Konsert-konsert muzik yang mengkhayalkan seringkali diakhiri dengan pesta seks yang menghairahkan dihadapan sembahan-sembahan berhala yang mereka pertuhankan. Dakwah Nabi Nuh dikesampingkan walaupun sering keluar di media-media antarabangsa.
Bateri Baghdad yang ditemui oleh ahli arkeologi Austria

Mungkin anda berasa lucu dengan senario yang dipaparkan di sini. Ini kerana anda memikirkan Nabi Nuh hidup seperti orang gua, bercucuk tanam dan mengembala kambing sahaja. TIDAK SAMA SEKALI. Lihatlah lukisan-lukisan misteri di dinding kuil-kuil Firaun yang menceritakan satu mitos purba tentang penghasilan tenaga elektrik siap dengan lukisan kabel bawah tanah dan filemen elektrik. Penemuan bateri purba di Iraq dan cakera padat purba Dropa (sehingga kini tidak diketahui sama ada ia berbentuk CD, CD-RW, DVD, DVD-RW atau sebagainya) di China.
Carkera padat purba yang ditemui di China

Dan yang paling menggemparkan adalah penemuan loji nuklear berusia lebih 2 juta tahun di Oklo, Afrika! Apakah maksud semua ini? Berapa umur Bumi sebenarnya? Berapa umur umat manusia sebenarnya?. Kita tidak boleh menganggarkannya berdasarkan kajian Barat (buku rujukan sejarah di Malaysia banyak merujuk kepada sumber Barat) yang dipengaruhi oleh The Hidden Hand seperti Illuminati dan Freemason. Mereka sebenarnya mempunyai sebab untuk mengelirukan umat manusia. Segala kenyataan sebenarnya amat jauh dari apa yang kita dapat bayangkan.
Maka setelah Banjir Besar, para pengikut Nabi Nuh pun bertebaranlah di muka bumi sehelai sepinggang setelah meninggalkan kehidupan moden dan canggih mereka ditelan banjir. Mereka kembali menjadi orang gua dan mula berburu, bercucuk tanam dan mengail ikan.
Seperti yang dirakamkan di dalam Al-quran:

"Apakah mereka tidak memperhatikan beberapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, iaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai yang mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka kerana dosa mereka sendiri dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain." (Qs.Al-An’am: 6)

Di waktu-waktu malam mereka mungkin berkumpul di tepi unggun api sambil mendengar cerita orang-orang tua dikalangan mereka mengenai kehidupan moden dan canggih mereka suatu ketika dahulu seperti menaiki bas dan komuter (kebanyakan pengikut Nabi Nuh adalah miskin) dan ada juga yang pernah menaiki kereta. Mereka juga mungkin menceritakan bangunan-bangunan tinggi dan komputer.
 
Betapa kukuhnya binaan bahtera Nabi Nuh as ini, hinggakan binaan asalnya masih kukuh hingga kini. Gambar diatas (atas sekali) adalah satu sudut dalam bahtera Nabi Nuh, manakala gambar dibawah pula ialah bahan besi yang diperolehi daripada struktur bahtera tersebut. Gambar tersebut diiambil setelah kumpulan arkeologi dari Turki dan China berjaya memasuki bahtera Nabi Nuh as yang terdampar di puncak Gunung Ararat di Turki.

sumber
[ Read More.. ]

Subhaanallah, tahukah anda, Allah jadikan jalan di gunung-gunung


Tahukah anda apakah kegunaan gunung? Dan tahukah anda, Allah jadikan jalan di gunung-gunung tersebut?

"Dan Dia mencampakkan di bumi gunung-gunung supaya ia tidak goncang bersama kamu, dan sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk". Q.S.Al-Nahl; 15:15

PENJELASAN AYAT

Ulama tafsir yang bernama Imam Al-Tabari mengatakan: Allah mencampakkan di bumi ini gunung-gunung yang sangat kukuh sehingga ia tertancap kuat supaya ia yakni bumi tempat kediaman kamu itu, tidak goncang bersama kamu.

Dalam ayat ini juga Allah menerangkan adanya jalan-jalan yang terbentang dari bawah menuju ke atas agar kamu mendapat petunjuk lahiriah menuju arah yang anda kehendaki dan agar kamu tidak tersesat.

FAKTA ILMIAH

Penemuan ilmiah yang dilakukan para saintis baru-baru ini menunjukkan kepada kita bahawa pada gunung terdapat jalan-jalan yang berbagai bentuk yang membujur mengikuti arah gunung agar kita tidak tersesat. Fungsi diciptakannya gunung itu sendiri selain ia menjulang tinggi dan besar pada kerak bumi, juga dimaksudkan sebagai pasak bumi dan memperkukuhnya.

Dalam ayat di atas, al-Quran menyebut "Allah mencampakkan" boleh jadi pencampakkan yang dimaksudkan adalah terjadinya pertembungan yang besar atau gempa yang dahsyat pada awal penciptaan alam semesta yang mengakibatkan lahirnya gunung-gunung seperti yang kita lihat sekarang ini.

SISI ILMIAH MUKJIZAT AL-QUR'AN

Al-Quran telah berbicara kepada kita sejak 14 abad lalu tentang pentingnya gunung sebagai pasak bumi dan juga jalan-jalan yang terbentang sepanjang gunung tersebut. Hal ini menunjukkan kepada kita bahawa ayat ini adalah salah satu mukjizat ilmiah al-Quran dan ayat ini juga menegaskan kepada kita bahawa tidak ada pertembungan antara ayat-ayat Al-Quran dan ilmu pengetahuan.

[ Read More.. ]

Kamis, 20 Oktober 2011

Lima Gunung Api Spektakuler yang Wajib Dikunjungi


Gunung Bromo, Indonesia

Untuk aksi vulkanik dan pemandangan yang menakjubkan, Gunung Bromo di Jawa Timur tidak punya lawan sepadan. Gunung setinggi 2329 m di atas permukaan laut ini selalu mengeluarkan asap belerang dan kadang tertutup kabut lebat. Keindahan yang sangat layak untuk diabadikan.

Gunung Bromo adalah gunung "termuda" dari kompleks gunung api Tengger yang luas dan berumur 820 ribu tahun. Dari Gunung Bromo, pengunjung bisa melihat puncak tertinggi di Jawa, yaitu Gunung Semeru, yang aktif mengeluarkan asap dalam jumlah besar tiap 20 menit.

Gunung Bromo memang relatif mudah dicapai (bisa dengan 45 menit berjalan kaki atau menaiki jip dari desa terdekat, Cemoro Lawang). tapi kondisinya tidak selalu aman. Dua turis meninggal karena terkena ledakan batu pada 2004.


Gunung Hallasan, Korea Selatan




Gunung Hallasan, puncak tertinggi di Korea (1950 mdpl), termasuk dalam kelompok gunung api Jejudo.

Ada sekitar 4 ribiu jenis hewan dan 1800 tumbuhan yang menjadikan Hallasan sebagai habitat mereka. Lihat juga danau kawah Baekrokkdam di puncak. Baekrokkdam atau "Danau Seratus Rusa" yang indah mengilhami cerita rakyat tentang peri-peri yang turun dari langit untuk bermain dengan rusa putih. Banyak turis yang mengunjungi Hallasan pada musim semi untuk melihat mekarnya bunga azakea di pegunungan.

Gunung ini juga cukup mudah didaki. Jalur sepanjang 10 km dapat selesai Anda jalani dalam sehari.

Gunung Aso, Jepang


Kaldera terbesar di dunia ini (lebarnya 24 km) memiliki kuil pemujaannya sendiri. Gunung Aso adalah penanda Jepang yang paling terkenal dan penghasil uang untuk prefektur Kumamoto di Kyushu, Jepang.

Atraksi utama di Gunung Aso adalah danau kawah berwarna biru muda yang beruap di Gunung Nakadake. Kereta gantung akan mengangkut turis menuju puncak gunung api, dan di sana ada kompleks yang penuh dengan kios oleh-oleh serta jajanan. Di pinggir kawah juga ada semacam trotoar yang tertata rapi. Di Aso, Anda juga akan menemukan sekumpulan tempat pemandian air panas.


Gunung Pinatubo, Filipina


Gunung Pinatubo tidak sekadar “pulih” dari bencana ledakan besar pada 1991, tapi kini juga menjadi sumber pemasukan untuk lokasi utama olahraga ekstrem.

Pada 1991, Gunung Pinatubo mengeluarkan ledakan vulkanik terbesar kedua dunia dalam 100 tahun terakhir. Ledakan itu menyebabkan suhu dunia turun 17,27 derajat Celsius dan korban tewas mencapai 800 orang. Kerugian financial ditaksir sekitar $ 250 juta.

Dua dekade kemudian, kota-kota di sekitar Gunung Pinatubo hidup dari sektor pariwisata karena ledakan legendaris tersebut.

Anda bisa melakukan pendakian ekstrem di Angeles City serta paket-paket berkendara di antara aliran lahar Pinatubo, yang bentuknya berupa kolam lumpur raksasa berisi materi vulkanis. Ada juga kegiatan terjun payung dan tur udara seharga $ 55 per orang.


Gunung Fuji, Jepang


Tidak mungkin menulis tentang gunung api utama di Asia tanpa memasukkan Gunung Fuji dalam daftar. Gunung Fuji atau Fuji-san adalah gunung tertinggi di Jepang dan ikon nasional atas keindahan pemandangan dan ketinggiannya (3776 m).

Selain menjadi tempat paling utama untuk berfoto dan memamerkannya ke teman-teman atau keluarga di rumah, Gunung Fuji adalah lokasi olahraga ekstrem bagi pencari adrenalin. Setiap musim panas, sekitar 200 ribu orang mendaki gunung ini. Waktu yang mereka butuhkan antara 4-8 jam. Ada juga “sekolah” dan pusat paragliding di area parkir stasiun Gotemba kelima.

Pengunjung bisa saja tidak beruntung datang ke Gunung Fuji saat berawan. Sebagai gantinya, Anda bisa mengunjungi Hakone yang permai di timur Gunung Fuji, serta Lima Danau Fuji, di utara gunung api.


[ Read More.. ]

Jumat, 09 September 2011

Wah, Ternyata Emas Berasal Dari Luar Angkasa


LONDON - Para ilmuwan mengatakan mereka telah menemukan bukti bahwa beberapa logam berharga, antara lain emas dan platinum, berasal dari angkasa luar miliaran tahun lalu.
Para peneliti dari Universitas Bristol, Inggris mengambil kesimpulan berdasarkan penelitian terhadap endapan berusia empat miliar tahun di Greenland. Mereka menemukan isotop yang berada di dalam endapan jelas berbeda dengan isotop yang berasal dari Bumi.
Menurut mereka, perbedaan ini memperkuat teori yang menyebutkan logam-logam berharga yang kita gunakan sekarang ini sampai ke bumi melalui pelepasan sebuah meteor besar ketika meteor baru berusia 200 juta tahun. Logam emas dan logam-logam berat lain kemudian tenggelam ke dalam inti bumi yang meleleh pada masa-masa awal.
”Namun asal-muasal pertama dari emas yang kini menjadi barang perhiasan dalam bentuk cincin, kalung dan lain-lain bahkan lebih eksotis,” lapor wartawan BBC, Risto Pyykkö.
Menurut ilmuwan, logam emas terbentuk akibat benturan antar bintang-bintang neutron, ledakan paling dasyat yang pernah terjadi di alam semesta.
[ Read More.. ]

Kamis, 16 Juni 2011

The Island of Flores


A fascinating, mountainous and remarkable beautiful island, flores has a volcanic topography that has longed shaped its destiny. A chain of cones stretches the length of this verdant island, provoking a complicated relief of V-shaped valeys and knife-edge ridges-terrain that was near- impenatrable until recent years and that has separated the island into many distinct ethnic groups. Flores is Portuguese for "flowers", located in east of Sumbawa and Komodo and in west of Lembata and the Alor Archipelago. Flores is a home of the unique culture, nature beauties, traditional villages and more.

Flores has the most remarkable sight in Nusa Tenggara, the sublime multihued crater lakes of kalimutu, terrific beaches around Labuan Bajo and east of Maumere, and idyllic offshore islands with fine snorkelling. Flores’s sea has a rich and amazing underwater sea biotica. Divers claim that Komodo waters are one of the best diving sites in the world. It has fascinating underwater scenery.


Flores island is also the home to some of the most traditional ceremonies and rituals of both Catholic and Animalistic backgrounds. The breath taking ritual whip fighting dance of Manggari called Caci, the solemn Catholic Easter festival in Larantuka and Penti ceremony are some traditional ceremonies we can enjoy here. Traditional boxing bouts called "sagi" or "etu" still take place on a regular basis in Bajawa inviting all to witness this age old sport which is again based on their traditional belief of survival of the fittest! In addition, relics and artifacts are to be found throughout the length and breadth of Flores Island, like the prehistoric bronze boat from the Dongsong era, called Dobo or Baobatung in a village near Maumere, where it is carefully kept by the people as an ancestral heirloom.

And the most popular thing we can see in Flores is The Komodo Dragon (Varanus komodoensis) which is an endangered species that can only be found in the Komodo National Park (KNP) in East Nusa Tenggara (NTT). Because of the unique and rare nature of this animal, KNP was declared a World Heritage Site by UNESCO in 1986.


Enjoy the Pics :)


[ Read More.. ]
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

fb comments