Tampilkan postingan dengan label tokoh dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh dunia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 April 2013

Ribuan Orang Padati Lokasi Pemakaman Ustadz Jeffry Al Buchori



Jakarta - Ribuan massa mengiringi jenazah Ustad Jefri Al Buchori usai disholatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, ke Tempat Pemakaman Umum Karet Tengsin, Jakarta Pusat.

Usai disholatkan di Masjid Istiqlal, ribuaan jamaah yang sudah menunggu di luar masjid, langsung berebut untuk mendekati mobil ambulance yang membawa jenazah Ustad Jefri Al Buchori.

Banyaknya jamaah yang hadir, membuat mobil ambulance menjadi tersendat untuk keluar. Petugas kepolisian, TNI dan petugas keamanan lainnya, berusaha mencegah massa agar tidak berdesakan mendekati mobil jenazah, agar bisa segera dibawa ke TPU Karet Bivak.

Akhirnya mobil jenazah bisa keluar dari komplek Masjid Istiqlal dan melanjutkan perjalanan ke TPU Karet Bivak. Dari pantauan, massa jamaah yang datang memenuhi halaman Masjid Istiqlal hingga jalan raya di depannya.

Tidak hanya itu saja, ratusan motor ikut mengiringi mobil jenazah tersebut. Arus lalu lintas yang dilewati mobil jenazah juga tersendat, karena banyaknya orang yang mengiringi dengan mengunakan kendaraan pribadi.
Sementara di TPU Karet Bivak, tempat Ustad Jefri di makamkan, ribuan massa juga sudah mendatangi lokasi. Tanpa menghiraukan teriknya matahari, massa terus menunggu kedatangan jenazah Ustad Jeffry.


SETELAH dishalatkan di Masjid Istiqlal, jenazah Ustadz Jeffry Al-Buchori akan langsung dibawa menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Tengsin, Jakarta Pusat.
Waktu menunjukkan pukul 13.00 WIB, jenazah ustadz gaul yang akrab disapa Uje itu belum tiba. Namun, ribuan orang sudah memadati area pemakaman.
Masyarakat rupanya ingin ikut melepas kepergian sang ustadz untuk selama-lamanya. Selain masyarakat biasa, lokasi pemakaman juga dipadati oleh awak media yang hendak meliput.
Keramaian inipun tak disia-siakan oleh para pedagang kaki lima, mulai dari penjual makanan, minuman, hingga mainan anak-anak, untuk menggelar barang dagangannya.
Uje tewas dalam kecelakaan maut di Pondok Indah Jakarta Selatan, pada Jumat (26/4) dini hari. Motor besar yang dikendarainya menabrak pohon palem berukuran besar. Bapak empat anak itu mengalami luka parah di kepala.

[ Read More.. ]

Firasat-firasat Ustadz Jeffry Al Buchori

minta disemayamkan di samping makam ayahnya saat meninggal
ia ingin dimakamkan dekat ayahnya. "Beliau sudah amanat pas ziarah terakhir, pas mau umroh kemarin. Beliau bilang 'kalau gue mati, gue mau deket sama Apih (sebutan ayah). Karena dia ngerasa bandel dulu jadi dia pengen deket sama bapaknya," kata adik Uje, Fajar, di rumah duka, Perumahan Bukit Mas Narmada III Bintaro, Rempoa Tangerang, Jumat (26/4/2013).
Jenuh ceramah
ustad gaul, begitu julukannya, ingin berhenti sejenak dalam dakwah. "'Gue mau istirahat, ceramah udah capek'," ucap Fajar menirukan ucapan Uje.
 ingin menjual motornya
beliau ingin menjual Kawasaki ER-6n . "Dia sempet bilang 'motor jual aja nih nggak enak'," ujar Fajar.

Tweet Terakhir Ustad Uje tentang 'Kembali' Kepada-Nya
 "Pada akhirnya.. Semua akan menemukan yg namanya titik jenuh.. Dan pada saat itu.. Kembali adalah yg terbaik.. Kembali pada siapa..??? Kpd "DIA" pastinya.. Bismi_KA Allohumma ahya wa amuut..," ujar Uje dalam akun twitternya @jefri_buchori yang meneruskan akunnya di Path pada Rabu (13/3) pukul 9.35 WIB.
 Uje Serahkan Cincin dan Minta Solmed Teruskan Dakwahnya
Suatu ketika, keduanya bercakap-cakap di pelataran parkir. "Saya datang duluan, beliau di parkiran. Saya masuk ke mobil, saya lihat wajahnya pucat. Entah sakit atau capek. Saya peluk beliau lalu beliau ngomong 'Ini cincin buat lo, lo terusin dakwah gue, ini peci buat lo, lo terusin dakwah gue," kenang Solmed kepada wartawan di kediaman Uje di Perum Bukit Mas Narmada 3 Blok i No. 11 Rempoa, Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2013).
Nasihat Ustadz Solmed yang Tidak Didengar Uje Sebelum Meninggal
Ustaz Soleh Mahmud alias Solmed adalah salah seorang sahabat dekat yang amat terpukul atas meninggalnya Ustaz Jeffry Al Buchori alias Uje.

Betapa tidak? Malam sebelum Uje meninggal, sekitar pukul 22.00-24.00 WIB, dia didatangi asisten Uje bernama Taufik ke rumah.

"Saya tanya gimana kabarnya Uje. Dikatakan baik. Sekarang di mana? Dijawab, lagi naik motor ke Kemang, ngopi," kata Ustaz Solmed di rumah duka, Jumat (26/4/2013).

Begitu mendengar naik motor, saya minta untuk mengejar. "Lu harus temenin, lu kejar, dia mesti diboncengin. Lu temani, lu boncengin. Jangan biarkan sendiri bawa motor sendiri," katanya cemas.

Namun, setelah menghubungi Uje, almarhum waktu itu bersikeras tidak mau dibonceng sehingga Taufik tidak bisa memaksa.

"Begitu naik motor, sepertinya saya sudah merasakan feeling yang kurang enak. "Padahal saya tahu Uje kalau naik motor jago, tapi saya lihat kurang sehat,"
tuturnya.
Sebelum Meninggal, Ustadz Jeffry Kirim Broadcast "Perpisahan"
 "Assalamualaikum.. Mulai hari ini saya gak lagi pakai nomor HP dan bbm ini. Sekali lagi maaf lahir bathin.. Pasti banyak salahnya. Wslm," tulisnya tiga hari lalu, sekitar pukul 16.45 WIB. Bukan hanya itu, 'firasat' yang dirasakan Uje juga pernah diperbincangkan dengan Fajar.

Beberapa Saat Sebelum Kecelakaan Uje Sempat Membela SPG Rokok yang Hendak Diusir Saptam 

malam, sekitar pukul 23.00 WIB, beberaja jam sebelum kecelakaan maut, Ustadz Jeffry Al-Buchori (Uje) dan beberapa sahabatnya sempat bersantai menikmati kopi di salah satu cafe di kawasan Kemang, Jakarta selatan.

Salah satu yang yang ikut bersama Uje pada kesempatan itu adalah ustadz Bucep. Tak ada tanda-tanda keanehan pada diri Uje kala itu.

“Biasa aja. Tapi sempat ada SPG nawarin rokok ke kami. Uje membeli dua slop rokok dari dia,” cerita Bucep, saat ditemui di rumah duka Uje, Perumahan Bukit Mas, Rempoa, Tangerang Selatan, Jumat (26/4).

Usai transaksi itu, lanjut Bucep, si SPG sempat hedak diusir oleh Satpam. Namun Uje membelanya. “Uje ngasih satu slop rokok buat Satpam itu. Dia sempat bilang 'doakan saya selamat dunia akhirat'," ucapnya.
Sebelum Meninggal, Uje Bilang Begini Pada Opick

Ia mengungkapkan kalau sifat Uje terlihat aneh tiga hari sebelum meninggal. Pelantun lagu 'Tombo Ati' itu menuturkan Uje selalu merasa dirinya banyak kesalahan dan kekurangan selama tiga hari sebelum meninggal. Ia melihat sikap sahabatnya tersebut cukup aneh, terlebih Uje kemudian mengatakan sesuatu padanya soal ceramah.

"Dia bilang, kalau saya yang ceramah terus, siapa dong yang mau ceramahin saya," kata Opick menirukan ucapan Uje, Jumat (26/4/2013

Sebelum Uje Meninggal, Putri Sulungnya Lihat Pantulan Cahaya
 Adiba Khanza Az-Zahra.
"Abi kayak mau pamit. Kan Abi lagi sakit. Tiba-tiba aku disuruh ke toilet, katanya ada temannya. Tapi pas aku ke dalam (kamar mandi), enggak ada apa-apa di situ," cerita siswi SMP ini.
Namun Uje terus saja meminta Diba untuk terus masuk ke kamar mandi. "Abi bilang 'kenalin itu om, yang suka jaga Abi. Tapi aku enggak lihat apa-apa. Aku cuma lihat ada pantulan cahaya. Akhirnya aku kenalan aja," tutur Diba dengan mata memerah.
Diba baru bisa mengerti apa maksud kejadian itu. Ia yang tinggal asrama pesantren, tiba-tiba dijemput pulang. "Tiba-tiba tadi aku dijemput jam 3. Aku tanya kenapa, katanya Abi kecelakaan," imbuh Diba. (Tablaoidnova.com/Isna)

Ibunda: Uje Bilang Sudah "Jatuh Tempo"
 Uje sapaan akrab ustad gaul itu, menurut sang bunda, Tatu Mulyana, sempat mengeluarkan perkataan yang membuatnya bingung. "Yang aneh itu, dia bilang ini udah jatuh tempo," ucap Uje kepada ibunda.

“Jatuh tempo apa? Saya kira dia mau bayar kartu kredit," kata Umi panggilan sang ibu.

Lihat cerita ibunda Uje di video ini.

"Terus dia bilang ah nggak kok masih ada beberapa hari lagi. Udah gitu nggak tahu, nggak ngerti kita juga. Ternyata jatuh temponya dipanggil sama Allah," kenang sang Ibu.
[ Read More.. ]

Ratusan Pelayat Sambut Ustadz Jeffry Al Buchori di Masjid Istiqlal


[ Read More.. ]

Ini perjalanan hidup Ustadz Jeffry Al Buchori

Dia bernama lengkap Jeffry Al Buchori, anak ke tiga pasangan Tatu Mulyana dan Ismail Modal. Sebagai ustaz muda, Uje, demikian dia disapa, tergolong gaul. Sebagai pendakwah muda, tampilanya modis; kaca mata hitam, baju koko bordiran di depan rancangan Itang Yunasz dengan bawahan khas sarung celana Uje.

Bila dia berdakwah, entah lewat radio atau televisi, orang dengan mudah mengenalinya. Suara Uje serak-serak basah, terkadang pelan, terkadang keras melengking ketika melantunkan ayat Alquran, atau sekadar shalawatan dan mengutip syair lagu islami.

Jeffry dibesarkan di tengah keluarga ustaz. Maka wajar bila sejak kecil dia mendapat pendidikan Islam kuat. Buktinya, saat duduk di bangku sekolah kelas 3-5 SD dia meraih prestasi MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur'an) sampai tingkat provinsi.

Setelah lulus SD, bersama ke dua kakaknya, Almarhum Ustaz Abdullah Riyad dan Ustaz Aswan Faisal, bersekolah di Pondok Pesantren El-Qolam Gintung, Jayanti Tangerang. Namun di pesantren Uje terbilang nakal.

Dia sering kali kabur dari pesantren, diam-diam bermain dan menonton di bioskop. Sampai akhirnya dia dikeluarkan dari pesantren. Setelah itu, Uje pindah sekolah ke Madrasah Aliyah. Bukannya bertambah baik, kenakalan Uje justru bertambah parah.

Apalagi setelah lulus Aliyah pada 1990, dia masuk akademi broadcasting. Kenakalan Uje kian tak terbendung. Dia keluar masuk diskotik, gemar dugem, nge-dance, hingga akhirnya kuliah tak tamat juga. Pada 1991 dia malah pernah menjadi dancer.

Tempat tongkrongan Uje biasanya di Institut Kesenian Jakarta. Dia juga sering mendatangi lokasi syuting sinetron. Ketika para pemain sinetron sedang latihan, kadang-kadang dia menjadi pemain pengganti. Bahkan beberapa kali dia juga ikut casting.

Salah satu sinetron yang sempat dia bintangi adalah Pendekar Halilintar. Bahkan Uje pernah dinobatkan sebagai pemeran pria terbaik dalam Sepekan Sinetron Remaja yang diadakan TVRI pada 1991.

Uje baru bisa keluar dari kehidupan semu ketika diajak umroh oleh ibu dan kakaknya. Sebagai awal dari usaha pertaubatan, Uje mendapat amanah dari kakak tertuanya almarhum Ustaz Abdullah Riyad agar melanjutkan dakwah di Jakarta.

Alasanya, saat itu Abdullah Riyad mendapatkan kepercayaan dari MUIS (Majlis Ugame Islam Singapura) untuk menjadi Imam besar di Masjid Haji Mohammad Soleh, bersebelahan dengan Maqam Habib Nuh Al Habsyi, Palmer Road, Singapura.

Dia menurut Uje pertama kali berdakwah di sebuah masjid di Mangga Dua. Pipik Dian Irawati, istrinya, menuliskan teks dakwah yang mesti disampaikan saat itu. Hasilnya, honor ceramah sebesar Rp 35.000 dia bawa pulang dan langsung diberikan kepada istrinya.

Dari situ lah Uje mulai berdakwah lewat majelis taklim, mushala, masjid, dan perlahan-lahan bisa seperti sekarang ini, dikenal oleh masyarakat dan banyak dikagumi masyarakat. Uje juga berdakwah dalam bentuk lagu-lagu Islami.

Biasanya, saban Ramadhan Ustaz ini laris diminta berdakwah. Wajahnya juga kerap menghiasi televisi. Sebagai ustaz muda, Uje menjadi trendsetter gaya busana muslim pria. Namanya melambung di kalangan remaja.

Uje meninggal dunia di usia 40 tahun Jumat dini hari, 26 April 2013 dalam sebuah kecelakaan tunggal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, pukul 02.00 WIB. Dia menabrak pohon setelah kehilangan kendali ketika naik Kawasaki ER-6n bernopol B 3590 SGQ.

Dia sempat dirujuk ke Rumah Sakit Pondok Indah dan Rumah Sakit Fatmawati, namun akhirnya meninggal. Selamat tinggal Uje.
[ Read More.. ]

Minggu, 10 Maret 2013

Sepuluh miliarder termuda di dunia


Ada 1426 miliarder di dunia pada tahun ini. Mereka merupakan orang terkaya di antara yang kaya. Namun, hanya 23 orang dari daftar kelas atas tersebut yang berusia di bawah 40 tahun, dengan kombinasi menarik dari uang dan kemudaan.


Sebanyak 23 orang tersebut memiliki total uang sebesar $68 miliar (sekitar Rp657 triliun). Delapan di antaranya berasal dari sektor teknologi, termasuk empat orang dari raksasa jejaring sosial Facebook.
Sembilan di antaranya berasal dari Amerika Serikat, sisanya dari luar negeri. Tiga orang merupakan pendatang baru dalam peringkat miliarder. Baca daftar lengkapnya di bawah ini (berurutan mulai dari yang paling muda ke yang paling tua).

No. 1: Dustin Moskovitz
Usia: 28
Nilai kekayaan: $3,8 miliar (sekitar Rp36,7 triliun)
Moskovitz, mantan teman sekamar Mark Zuckerberg, sudah tidak bekerja lagi di Facebook, situs jejaring sosial raksasa yang didirikan bersamanya. Ikut dalam amal Bill Gates dan Warren Buffett, Giving Pledge, Moskovitz mengendarai sepeda ke tempat kerja, terbang dengan penerbangan komersial, dan membangun kemah sendiri di Burning Man.

No. 2: Mark Zuckerberg
Usia: 28
Nilai kekayaan: $13,3 miliar (sekitar Rp128,5 triliun)
Tidak ada CEO yang diperhatikan media lebih dari Zuckerberg (yang hanya 8 hari lebih tua dari Moskovitz). Sejak melepas saham Facebook ke publik pada Mei 2012, dan menikah beberapa hari kemudian, miliarder itu melihat nilai kekayaannya naik dan jatuh dengan setiap fluktuasi harga saham.

No. 3: Albert von Thurn und Taxis
Usia: 29
Nilai kekayaan: $1,5 miliar (sekitar Rp14,4 trilun)
Albert von Thurn und Taxis pertama kali muncul dalam peringkat miliarder Forbes pada usia 8 tahun, namun secara resmi mewarisi kekayaannya pada 2001, saat hari ulangtahunnya yang ke-18. Dia juga merupakan pengemudi mobil balap dan tur dengan liga balap mobil Jerman.

No. 4: Scott Duncan
Usia: 30
Nilai kekayaan: $5,1 miliar (sekitar Rp49,2 triliun)
Duncan merupakan anak bungsu dari empat bersaudara yang mewarisi kekayaan besar dari mendiang ayahnya, pengusaha pipa penyalur energi Dan Duncan, pendiri Enterprise Products Partners. Saat ini, perusahaan itu memiliki lebih dari 50.000 mil gas alam, minyak, dan jalur pipa petrokimia.

No. 5: Eduardo Saverin
Usia: 30
Nilai kekayaan: $2,2 miliar (sekitar Rp21,2 triliun)
Salah satu pendiri Facebook, Saverin meninggalkan kewarganegaraan Amerika Serikat pada 2011, berita yang merebak beberapa hari sebelum IPO Facebook dan memunculkan tuduhan penggelapan pajak. Saverin, diabadikan dalam “The Social Network” sebagai mantan sahabat Mark Zuckerberg, menyelesaikan pertempuran hukum yang panjang dengan Facebook, dan menerima saham sebesar 5 persen. Dia sekarang tinggal di Singapura dan berinvestasi di perangkat lunak.

No. 6: Huiyan Yang 
Usia: 31
Nilai kekayaan: $5,7 miliar (sekitar Rp55 triliun)
Yang, putri dari pendiri developer rumah mewah Holdings Country Garden, merupakan perempuan terkaya di Cina. Ayahnya mengalihkan sahamnya ke perempuan lulusan Ohio State itu sebelum IPO perusahaan pada 2007.

No. 7: Fahd Hariri 
Usia: 32
Nilai kekayaan: $1,35 miliar (sekitar Rp13 triliun)
Fahd Hariri adalah putra bungsu mendiang PM Lebanon Rafik Hariri. Dia lulus dari Ecole Speciale d'Architecture de Paris pada 2004. Semasa mahasiswa, dia menjalankan sebuah studio desain interior di pinggiran kota, dan menjual furnitur untuk klien di Arab Saudi.

No. 8: Marie Besnier Beauvalot
Usia: 32
Nilai kekayaan: $1,5 miliar (sekitar Rp14,4 triliun)

Marie, bersama dengan saudara kandungnya Emmanuel (42) dan Jean-Michel (45), mewarisi raksasa susu Prancis Lactalis, produsen populer keju brie Président selain ratusan merek keju, susu dan yogurt lainnya.

No. 9: Sean Parker
Usia: 33
Nilai kekayaan: $2 miliar (sekitar Rp19,3 triliun)
Parker merombak promosi permulaan Airtime, dengan harapan bahwa situs percakapan video itu akan memiliki dampak bagi perusahaan Web yang lainnya. Pada usia 19 tahun, Parker melewatkan perguruan tinggi untuk mengacaukan industri rekaman dengan situs pertukaran musik Napster. Dia menjabat sebagai presiden pertama Facebook pada usia 24.

No. 10: Ayman Hariri
Usia: 34
Nilai kekayaan: $1,35 miliar (sekitar Rp13 triliun)
Hariri merupakan putra mendiang PM Lebanon Rafik Hariri. Dia terlibat dalam menjalankan Saudi Oger, salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Arab Saudi, dan sumber kekayaan keluarga Hariri.




[ Read More.. ]

Kamis, 10 November 2011

Gigi John Lennon Terjual Rp279 Juta


Tak disangka kalau gigi milik mendiang John Lennon ini bisa terjual setinggi itu. Semula, 'barang antik' ini ditaksir bakal terjual hanya setengah dari harga akhir ini. Nyatanya, ada fans berat The Beatles yang rela mengeluarkan uang sebanyak itu untuk membayar gigi yang tanggal semasa Lennon masih hidup ini.
Pertengahan Oktober lalu Contact Music memang sempat mengabarkan kalau orang yang selama ini menyimpan gigi pemberian mendiang John Lennon ini memutuskan untuk melelangnya. Semula diperkirakan gigi ini bakal terjual sekitar US$16 ribu (Rp140 juta lebih). Gigi ini mulai dilelang tanggal 5 November lalu dan nyatanya ada seorang peserta lelang yang berani membayar US$31.200 (Rp279 juta lebih).
Menurut Rolling Stone, seorang dokter gigi asal Canda mengatakan kalau ia adalah pemenang lelang ini meski rumah lelang tempat barang ini dilelang belum memberikan konfirmasi. Gigi yang tersimpan baik selama bertahun-tahun ini terlalu rapuh untuk menjalani tes DNA namun sejauh ini belum ada orang yang meragukan keaslian gigi ini.
Kabarnya, gigi ini diberikan oleh John Lennon pada Dot Jarlett, pembantu rumah tangga mendiang John Lennon untuk dibuang namun akhirnya gigi ini malah disimpan oleh putri Jarlett yang memang penggemar berat The Beatles.
"Waktu itu dia di dapur sambil membawa gigi yang sudah dibungkus dengan kertas. Dia bilang, 'Dot, tolong buang ini ya.' lalu dia bilang, 'Atau, berikan saja ini pada putrimu yang suka The Beatles sebagai souvenir.'," ungkap Barry Jarlett, putra Dot Jarlett seperti dikutip dari Contact Music. 

[ Read More.. ]

Simoncelli Jadi Nama Sirkuit di Italia


Sirkuit Misano di Italia akan diubah namanya menjadi Marco Simoncelli untuk mengenang pembalap yang tewas di Malaysia bulan lalu tersebut.
Simoncelli semasa hidupnya tinggal di Cattolica, yang berjarak sekitar delapan kilometer dari sirkuit.
"Kami bangga sirkuit ini sekarang bernama Marco Simoncelli. Ia adalah sosok yang hebat, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai pembalap," ujar Luca Colaiacovo, direktur sirkuit, seperti dikutip dari BBC.
Misano menggelar balap MotoGP sejak 2007 dan untuk penyelenggaraan tahun ini dimenangkan oleh Jorge Lorenzo.
Simoncelli, anggota tim Honda, berada di urutan keempat namun mulai sekarang namanya tidak akan terpisahkan dari sirkuit tersebut.
"Perubahan nama ini sebagai penghormatan kepada keluarga dan ratusan ribu penggemar Simoncelli, pembalap yang humanis dan berani," tambah Colaiacovo.
"Saya akan mengucapkan terima kasih kepada pihak keluarga dan kepada mereka akan saya katakan bahwa Simoncelli akan terus bersama kita selamanya," tandasnya.
Manajer tim Honda Italia, Fausto Gresini, mengatakan meski semua pihak merasakan duka yang mendalam akibat kematian Simoncelli, musim lomba MotoGP harus dilanjutkan.
"Ini keputusan yang tidak mudah. Namun kami yakin Simoncelli pasti tidak ingin lomba dibatalkan. Turun kembali ke arena balap adalah cara terbaik kami untuk mengenangnya," kata Gresini.

[ Read More.. ]

Selasa, 01 November 2011

Kata-kata Terakhir Steve Jobs di Hadapan Keluarganya


Mona Simpson, saudara perempuan Steve Jobs, membacakan kidung pepujian untuk pendiri Apple dalam upacara penghormatan jenazah sang investor besar itu pada 16 Oktober lalu di Universitas Stanford. Mona Simpson adalah juga novelis dan profesor pada Universitas California di Los Angeles (UCLA).
"Sebelum ini aku menunggu seorang pria untuk dicintai, orang yang mencintaiku. Selama berdekade-dekade, aku kira orang itu adalah ayahku. Saat aku berusia 25 tahun, aku bertemu dengan pria itu dan dia ternyata abangku," kata Simpson seperti dikutip Hollywood Reporter.
Saat itu (tepatnya tahun 1985), Simpson tinggal di New York, tengah menulis novel pertamanya dan bekerja untuk sebuah majalah beroplah kecil. Manakala seorang pengacara memberitahu dia bahwa mereka telah menemukan abangnya, Simpson dan koleganya menduga setengah bercanda bahwa pastilah pria itu John Travolta.
"Diam-diam aku berharap orang itu adalah penyair keturunan sastrawan Henry James, orang yang lebih berbakat dariku, orang brilian bahkan tanpa berbuat apa-apa," katanya.
Lalu mereka berdua bertemu.  Berjalan bersama dan ternyata keduanya suka bekerja. "Saya tak ingat semua yang kami bincangkan di hari pertama (bertemu), yang kuingat dia itu bagai seorang teman. Dia menerangkan bahwa dia bekerja dengan komputer," kenang Simpson.
Simpson mengatakan ada beberapa hal yang dia pelajari dari Jobs. "Steve mengerjakan apa yang dicintainya. Dia bekerja keras sekali. Setiap hari. ... Dia kebalikan dari seorang perenung," katanya. "Dia tak pernah malu bekerja keras, sekalipun hasilnya kegagalan," ungkapnya.
Simpson juga mengenang masa di mana pertama kali Jobs ditendang dari Apple. "Dia bilang padaku soal satu acara makan malam di mana 500 pemimpin Lembah Silicon bertemu dengan presiden (AS). Steve tidak diundang," kata Simpson. "Dia sakit hati tapi dia kemudian tetap bekerja. Setiap hari," tuturnya.
Simpson juga menyebut Jobs "sangat loyal" dan bahwa dia akan membeli 10 sampai 100 pakaian yang ia suka. Dia mengungkapkan filosofi Jobs tentang estetika: "Fesyen adalah apa yang kini kelihatan indah tapi tampak buruk kemudian, sebalikanya seni bisa buruk di kali pertama tapi menjadi indah di kemudian waktu."
Simpson juga mengenang ketakjuban Jobs pada cinta. "Kapan pun dia melihat pria yang dipikirnya pasti wanita menganggapnya tampan, maka dia menyapanya, 'Hey Anda lajang ya? Maukah Anda makan malam dengan adikku?"
Simpson juga mengenang betapa Jobs adalah ayah ideal untuk anak-anaknya. Dan kendati dia sukses di umur yang amat muda, Simpson berkata "dia merasa prestasi itu mengurungnya."
Simpson mencatat sikap normal Jobs yang bertahan meski dia menghasilkan jutaan dolar AS, seperti menjemputnya dari bandara dengan memakai celana jeans.
Saudara perempuan Jobs ini juga mengenang masa-masa saat keluarga Jobs menata ulang dapurnya yang disebutnya menyita setengah waktu yang diperlukan untuk menuntaskan pembangunan gedung Pixar.
Simpson mengungkapkan bahwa Jobs pernah berkata bahwa jika dia tumbuh lain, maka dia mungkin akan menjadi ahli matematika dan mempelajari lukisan-lukisan Mark Rothko . Lalu kanker yang diderita Jobs dengan cepat merenggut hidup sang inventor.
"Pada akhirnya, bahkan kesenangan biasa pun, seperi buah persik nan ranum, tak lagi menariknya," kata Simpson. Perempuan ini bercerita tentang saat Jobs belajar mengenai bagaimana menyusuri lagi hidup setelah transplantasi hatinya, dengan kursi roda. Jobs menggaji 67 suster berbeda sebelum menemukan tiga diantaranya yang bersamanya sampai dia meninggal.
Tetap saja Jobs terus menelurkan ide untuk produk-produk potensialnya. "Yang aku pelajari dari kematian abangku adalah bahwa karakter itu sangat penting: Manusia mati meninggalkan nama. Selasa pagi, dia menyuruhku untuk bergegas ke Palo Alto.
Nada suaranya penuh kasih sayang, sayang, cinta, tapi seperti seseorang yang kopornya telah dikemas ke dalam mobil, yang telah siap di awal perjalanan, meskipun dia menyampaikan beribu-ribu maaf, akan meninggalkan kita semua," kata Simpson mengenai hari terakhir Steve Jobs.
"Ini yang aku pelajari: dia sukses untuk hal itu juga. Kematian tidak menimpa Steve, dia hanya mencapainya," kata Simpson mengenang pembicaraan telepon dirinya dengan Jobs Selasa beberapa waktu lalu. Di situ, Jobs mengiba pada Simpson untuk pergi ke rumah sakit Palo Alto di mana dia dirawat.
"Dia bilang padaku, saat dia mengungkapkan kata perpisahan dan memuntahkan kata maaf begitu rupa, bahwa kami tidak bisa hidup sampai tua bersama-sama sebagaimana dia selalu rancangkan, bahwa dia akan pergi ke sebuah tempat yang lebih baik," tuturnya.
Seluruh anggota keluarganya berada di sisi tempat tidurnya pada jam-jam terakhir kehidupannya. Dokter memberi Jobs kesempatan hidup 50-50 malam itu. Sebelum Jobs menyampaikan kata-kata terakhirnya, dia pandangi adik perempuan yang lain, Patty, lalu lama menatap anak-anaknya sendiri, kemudian partner hidupnya, Laurene, sampai semua yang hadir di situ.
Lalu, apa kata-kata terakhir Jobs? "Oh wow. Oh wow. Oh wow," kenang Simpson.

[ Read More.. ]

Kamis, 06 Oktober 2011

Pendiri Apple Steve Jobs Meninggal


TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Pendiri Apple Steve Jobs, dinyatakan meninggal, Rabu (5/10/2011). Kabar itu datang dan diumumkan di laman resmi Apple.
"Dengan penuh kesedihan, kami mengumumkan bahwa Steve Jobs meninggal hari ini. Apple kehilangan seorang jenius yang visionaris dan kretif, dan dunia kehilangan sosok yang mengagumkan. Kami yang cukup beruntung untuk mengenal dan bekerja dengan Steve sangat kehilangan teman terkasih dan mentor yang penuh inspirasi. Steve meninggalkan satu-satunya perusahaan yang dia bisa bangun dan semangatnya akan selamanya menjadi landasan Apple," tulis dewan direktur Apple.
Steve Jobs, pendiri dan mantan CEO Apple, meninggal pada usia 56 tahun. Jobs berjuang melawan kanker sejak 2004 dan sempat menjalani transplantasi hati pada 2009. Saat itu dia mengambil cuti dengan alasan kesehatan yang tidak disebutkan secara spesifik.
Januari lalu, dia kembali mengambil cuti. Ini cuti ketiganya setelah masalah kesehatannya dimulai. Enam pekan lalu, Steve secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Apple dan menunjuk Tim Cook sebagai penerusnya.
"Kecerdasan, semangat, dan energi yang diberikan Steve menjadi sumber inovasi yang tidak terhitung yang memperkaya dan meningkatkan kehidupan kita. Dunia menjadi lebih baik karena Steve. Jika Anda ingin menyampaikan pemikiran, kenangan, dan ucapan belasungkawa, silakan mengirim e-mail ke rememberingsteve@apple.com," pungkas Apple di laman resminya.
[ Read More.. ]

Jumat, 20 Mei 2011

Kisah Seorang Gadis Kecil Sholehah Bernama Bar'ah


Kisah ini kami bagikan melalui halaman samudra biru, pertama-tama sekiranya berkenan dan dipandang bermanfaat silahkan bagikan kembali ke saudara-saudara kita yang lainnya. Meskipun mungkin sebagian dari Anda sudah pernah membacanya.

Usianya masih terbilang belia, 10 tahun. Bersama kedua orang tuanya yang berprofesi dokter mereka pindah ke Arab Saudi untuk kehidupan yang lebih baik. Pada usia 10 tahun Bar'ah sudah menghafal seluruh Al-Qur'an dengan tajweed.

Gurunya pun mengatakan dia anak yang cerdas dan kemampuannya selangkah lebih maju jika dibandingkan dengan anak seusianya. Keluarga kecil ini berkomitmen menjalankan Islam dengan seluruh ajarannya.

Hingga suatu hari... sang Ibu merasakan sakit perut yang luar biasa, dan setelah diperiksakan diketahui ternyata sang Ibu mengidap kanker yang sudah stadium lanjut/kronis.

Ibu Bar'ah ingin memberitahukan putrinya, terutama jika saat terbangun suatu hari dan tidak menemukan Ibunya di sampingnya..., dan ini yang dikatakan sang Ibu, " Bar'ah, Ibu akan pergi ke surga, tapi Ibu ingin kamu selalu membaca Al-Qur'an dan menghafalnya setiap hari karena kelak ia yang akan menjadi pelindungmu".

Gadis kecil itu tidak paham dengan apa yang Ibunya telah sampaikan. Tapi dia mulai merasakan perubahan keadaan Ibunya, terutama ketika sang Ibu dipindahkan ke rumah sakit untuk waktu yang lama. Gadis kecil ini menggunakan waktu sepulang sekolah untuk menjenguk Ibunya dan membacakan Al-Qur'an untuk Ibunya sampai malam, hingga sang Ayah membawanya pulang.

Suatu hari pihak rumah sakit memberitahu Ayah Bar'ah jika kondisi istrinya sangat buruk, diminta datang secepat yang ia bisa. Tak lupa dia menjemput Bar'ah di sekolah sampai di depan rumah sakit dia menyuruh Bar'ah tetap di dalam mobil, sehingga dia tidak shock jika melihat Ibunya meninggal.

Keluar dari mobil dengan berlinang airmata, sang Ayah menyeberang jalan untuk masuk ke rumah sakit, tanpa disadarinya sebuah mobil dengan kecepatan tinggi datang menabraknya dan meninggal seketika di depan putrinya... tidak terbayangkan bagaimana tangis gadis kecil saat itu ...melihat Ayahnya tercinta terlindas mobil di depan matanya

Tragedi pilu Bar'ah belum berakhir sampai di sini. berita kematian Ayahnya disembunyikan dari Ibunya yang masih diopname di rumah sakit. Namun setelah lima hari semenjak kematian suaminya, sang Ibu akhirnya menyusul meninggal dunia. Dan kini gadis kecil itu sendirian tanpa kedua orang tua. Melalui perantara orang tua teman-teman sekolahnya kemudian berinisiatif untuk mencarikan kerabatnya yang berada di Mesir, dengan harapan bisa merawatnya.

Tak berapa lama tinggal di Mesir, Gadis kecil Bar'ah mengalami nyeri mirip dengan yang Ibunya dulu alami, oleh kerabatnya ia diperiksakan, setelah melalui serangkaian test didapati gadis kecil Bar'ah ternyata juga mengidap kanker.

Tapi apa yang dia katakan ketika ia diberitahu tentang penyakitnya, "Alhamdulillah, sekarang aku akan bertemu kedua orang tuaku". Semua teman-teman dan kerabatnya terkejut. Gadis kecil ini sedang menghadapi musibah yang bertubi-tubi tapi dia tetap sabar dan ikhlas, dengan apa yang telah ditetapkan Allah untuknya, Subhanallah....

Orang-orang mulai mendengar Bar'ah dan ceritanya, simpati mengalir akhirnya pemerintah Saudi memutuskan untuk mengurusnya serta mengirimkan ke Inggris untuk pengobatan penyakitnya. Salah satu TV Islam [Al-Hafiz] mendapati kontak dengan gadis kecil ini dan memintanya untuk membaca Al-Qur'an.

Dan ini adalah suara Indah Bar'ah, silahkan Anda dengarkan melalui Video di bawah ini:

Hingga suatu hari pihak TV menghubungi kembali sebelum ia pergi ke Coma [nama sebuah kota] dan dia berdoa untuk kedua orang tuanya serta menyayikan Nasheed, silahkan dengarkan alunan suaranya yang merdu di bawah ini:
Hari demi hari terlewati, kini kanker telah menyebar ke seluruh tubuh mungilnya, para dokter memutuskan untuk mengamputasi kakinya. Setelah beberapa hari selepas amputasi kaki diketahui kini kanker telah menyebar hingga ke otaknya. Dan oleh dokter diputuskan untuk mengoperasi otaknya. Dan sekarang Bar'ah menjalani parawatan secara intensif di rumah sakit. Mari kita doakan untuknya dan untuk semua anak-anak yang sedang mengalami hal sama dimana pun kini berada.

"Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu".
[Al-Baqarah:45].


Kisah terjadi di tahun 2009 dan Bar'ah kini telah kembali pada sang khalik dia menemui orang-orang yang dicintainya. Ketika kisah Bar'ah ditampilkan di TV2 Timur tengah ribuan orang menamakan bayi perempuannya dengan nama Bar'ah.



sumber : ini, dan ini.
[ Read More.. ]

Jumat, 06 Mei 2011

Misteri Ka'bah yang Menggegerkan NASA

Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.


Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.

Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.

Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda :
"Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam"

[ Read More.. ]

Subhanallah, Dokumen Asli Surat-Surat Nabi Muhammad SAW Untuk Para Raja

Setelah Perjanjian Hudaibiyyah, Rasulullah SAW memiliki kesempatan untuk bedakwah yang lebih luas. Beliau mengirimkan banyak surat kepada pembesar di berbagai negeri menyeru mereka kepada Islam. Berikut ini adalah kisah tiga orang raja yang berbeda reaksinya ketika menerima surat dari Rasulullah SAW. Perbedaan reaksi ini berakibat pada perbedaan nasib yang mereka alami.  

1. Surat Nabi SAW untuk Raja Negus (Penguasa Ethiopia)




Isi surat: 
Dari Muhammad utusan Allah untuk An-Najasyi, penguasa Abyssinia (Ethiopia).

Salam bagimu, sesungguhnya aku bersyukur kepada Allah yang tidak ada Tuhan kecuali Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, dan aku bersaksi bahwa Isa putra Maryam adalah ruh dari Allah yang diciptakan dengan kalimat Nya yang disampaikan Nya kepada Maryam yang terpilih, baik dan terpelihara. Maka ia hamil kemudian diciptakan Isa dengan tiupan ruh dari-Nya sebagaimana diciptakan Adam dari tanah dengan tangan Nya. Sesungguhnya aku mengajakmu ke jalan Allah. Dan aku telah sampaikan dan menasihatimu maka terimalah nasihatku. Dan salam bagi yang mengikuti petunjuk. 

      Ketika Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam menulis surat kepada An-Najasyi yakni Ashhamah bin Al-Abjar dan menyerunya kepada Islam. Raja An-Najasyi mengambil surat itu, beliau lalu meletakkan ke wajahnya dan turun dari singgasana. Beliaupun masuk Islam melalui Ja’far bin Abi Tholib radiyallahu ‘anhu. 

      Beliau lalu mengirimkan surat kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam dan menyebutkan tentang keislamannya. 

      Raja An-Najasyi akhirnya meninggal dunia pada bulan Rajab tahun ke-9 Hijriyyah. Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam memberitakan hal itu pada hari wafatnya lalu melakukan shalat ghaib untuknya. Beliau juga mengabarkan bahwa Raja An-Najasyi kelak akan masuk surga.

2- Surat Nabi saw untuk Raja Heraclius (Kaisar Romawi)
Isi surat:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad utusan Allah untuk Heraclius Kaisar Romawi yang agung.
Salam bagi siapa yang mengikuti petunjuk. Salain dari pada itu, sesungguhnya aku mengajak kamu untuk memeluk Islam. Masuklah kamu ke agama Islam maka kamu akan selamat dan peluklah agama Islam maka Allah memberikan pahalah bagimu dua kali dan jika kamu berpaling maka kamu akan menanggung dosa orang orang Romawi. “Katakanlah: Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. Al-Imron 64

       Ketika Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam mengirim surat kepada Kaisar Heraklius dan menyerukan kepada Islam. Pada waktu itu Kaisar sedang merayakan kemenangannya atas Negeri Persia. 
      Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam telah mengirim Dihyah bin Khalifah Al-Kalby sebagai utusan kepada Kaisar Heraklius penguasa Kekaisaran Romawi, negara adi daya pada masa itu. Sang Kaisar pun berkeinginan untuk melakukan penelitian guna memeriksa kebenaran kenabian Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam. Maka beliau memerintahkan untuk mendatangkan seseorang dari Bangsa Arab ke hadapannya. 
       Abu Sufyan rodhiyaullahu ‘anhu, waktu itu masih kafir, dan rombongannya segera dihadirkan di hadapan Kaisar. Beliau diminta berdiri paling depan sebagai juru bicara karena memiliki nasab yang paling dekat dengan Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam. Rombongan yang lain berdiri di belakangnya sebagai saksi, sehingga beliau tidak berani berbohong. Itulah strategi Kaisar untuk mendapatkan keterangan yang valid. 
      Maka berlangsunglah dialog yang panjang antara Kaisar dengan Abu Sufyan rodhiyaullahu ‘anhu. Kaisar Heraklius adalah seorang yang cerdas dengan pengetahuan yang luas.  
      Dengan kecerdasan dan keluasan ilmunya Kaisar bisa mengetahui kebenaran kenabian Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam. Bahkan Kaisar menyatakan :
“Dia (maksudnya Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam) kelak akan mampu menguasai wilayah yang dipijak oleh kedua kakiku ini.” Sedang saat itu Kaisar sedang dalam perjalanan menuju Baitul Maqdis. 
       Kaisar lalu memuliakan Dihyah bin Khalifah Al-Kalby dengan menghadiahkan sejumlah harta dan pakaian. Kaisar memuliakan surat dari Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam namun masih lebih mencintai tahtanya. Akibatnya adalah di dunia Allah Subhanahu wa Ta’ala memanjangkan kekuasaannya. Namun dia harus mempertanggungjawabkan kekafirannya di akhirat kelak. 

3- Surat Nabi saw untuk Raja Khosrau II (Penguasa Persia)
Isi surat:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad utusan Allah untuk Khosrau, penguasa Persia yang agung.

Salam bagi orang yang mengikuti petunjuk, beriman kepada Allah dan RasulNya, dan bagi orang yang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah, Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan bagi yang bersaksi bawha Muhammad itu hamba Nya dan utusan Nya. Aku mengajakmu kepada panggilan Allah sesungguhnya aku adalah utusan Allah bagi seluruh manusia supaya aku memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir. Peluklah agama Islam maka kamu akan selamat. Jika kamu menolak maka kamu akan menanggung dosa orang orang Majusi.

      Ketika Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam mengirim surat kepada Kisra Abrawaiz raja dari Negeri Persia dan menyerunya kepada Islam. Namun ketika surat itu dibacakan kepada Kisra, iapun merobeknya sambil berkata, ”Budak rendahan dari rakyatku menuliskan namanya mendahuluiku.

      Ketika berita tersebut sampai kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam, beliaupun mengatakan, ”Semoga Allah mencabik-cabik kerajaannya.”

      Doa tersebut dikabulkan. Persia akhirnya kalah dalam perang menghadapi Romawi dengan kekalahan yang menyakitkan. Kemudian iapun digulingkan oleh anaknya sendiri yakni Syirawaih. Ia dibunuh dan dirampas kekuasaannya.

       Seterusnya kerajaan itu kian tercabik-cabik dan hancur sampai akhirnya ditaklukkan oleh pasukan Islam pada jaman Khalifah Umar bin Khaththab radiyallahu ‘anhu hingga tidak bisa lagi berdiri. Selain itu Kisra masih harus mempertanggung-jawabkan kekafirannya di akhirat kelak.




[ Read More.. ]
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

fb comments